Tuesday, November 30, 2010

Menemukan Kebahagiaan

Alkisah, seorang ibu cantik berpakaian mewah suatu hari datang ke psikiater untuk berkosultasi. Ia merasa seluruh hidupnya kosong tak bermakna.

Psikiater itu lalu memanggil perempuan tua, petugas kebersihan yang pel lantai kantor. "saya minta Anne kesini untuk menceritakan bagaimana ia menemukan kebahagiaan. Yang harus ibu lakukan hanya mendengarkan saja."

Anne meletakkan sapunya, duduk di kursi dan bercerita. "Suami saya meninggal karena sakit kanker. Tiga bulan kemudian putra tunggal saya meninggal dunia ditabrak truk. Saya tak punya siapa pun. Tak ada lagi yang tertinggal. Saya tak bisa tidur, tak bisa makan, tak bisa senyum kepada siapa pun. Saya bahkan berpikir mau bunuh diri. Lalu suatu malam, ketika pulang kerja, seekor kucing mengikuti saya ke rumah. Karena di luar rumah begitu dingin, saya membiarkan anak kucing itu masuk ke dalam rumah. Saya memberinya susu, yang langsung habis diminumnya. Anak kucing itu mengeong dan mengusapkan badannya ke kaki saya. Untuk pertama kalinya dalam bulan itu, saya bisa tersenyum. Saya lalu berpikir, jika membantu anak kucing bisa membuat saya tersenyum, mungkin melakukan sesuatu untuk orang lain bisa membuat saya bahagia. Jadi, hari berikutnya, saya buat kue dan bawa ke tetangga yang sakit, yang terbaring di ranjang dan tak bisa bangun. Setiap hari saya mencoba melakukan sesuatu yang baik kepada seseorang. Melihat mereka bahagia membuat saya bahagia. Hari ini, rasanya tak ada orang yang bisa makan lahap dan tidur pulas seperti saya. Saya menemukan kebahagiaan, kegembiraan dengan memberikan kegembiraan kepada orang lain" kata Anne.

Sesudah mendengar cerita ini, perempuan kaya itu menangis. Ia punya segala-galanya yang bisa dibeli dengan uang, tapi dia kehilangan hal-hal yang tak bisa dibeli dengan uang......

Sudahkah kita selalu Bersyukur serta selalu punya Kasih???

Sunday, November 28, 2010

Prioritas Hidup

Bayangkan hidup seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara. Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan: Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat.

Anda harus menjaga agar semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh. Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu dari lima bola tersebut, lepaskanlah "Pekerjaan" karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun 4 bola lain seperti: Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat adalah BOLA KACA. Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal!!!

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga Pekerjaan yang diibaratkan bola karet, bahkan kita mengorbankan Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.

Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan Keluarga. Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita bekerja terlalu keras dan tidak memperhatikan Kesehatan.

Bahkan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan Sahabat yang telah kita bangun bertahun-tahun lamanya.

Bukan berarti Pekerjaan tidak penting, namun jangan sampai pekerjaan atau uang menjadi BERHALA dalam hidup kita.

Ingatlah, kalau pun kita kehilangan harta, uang masih bisa kita cari lagi, tetapi jika Keluarga telah terjual, kemana kita membelinya lagi???

Lihat kisah Yusuf yang meski pernah dibuat miskin, habis-habisan, dan sengsara oleh kakak-kakaknya, tapi tetap tahu bahwa Keluarga lebih penting dari penderitaannya itu.

Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa membeli Sahabat??? Yang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit yang kritis???

Maka dari itu, jagalah prioritas agar hidup Anda tetap seimbang!!!

Thursday, November 18, 2010

Melepaskan

Dalam hidup ini, hendaknya disadari bahwa....

=> yang indah hanya sementara
=> yang abadi hanyalah kenangan
=> yang ikhlas hanya dari hati
=> yang tulus hanya dari sanubari
=> Tidak mudah mencari yang hilang
=> Tidak mudah mengejar impian
=> Namun yang lebih susah adalah mempertahankan yang ada, karena walaupun tergenggam pasti akan terlepas juga
=> Ingatlah akan pepatah: "jika anda tidak memiliki apa yang anda sukai, maka sukailah apa yang anda miliki saat ini"
=> Belajarlah menerima apa adanya dan berpikir positif
=> Hidup merupakan tantangan dan pilihan, hanya dalam hitungan jari kita harus dapat memutuskan sesuatu yang terbaik
=> Hidup bagaikan mimpi, seindah apapun itu begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
=> Hidup adalah misteri, kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi dalam waktu sepersekian detik saja
=> Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, jabatan yang luar biasa, namun....    
Ketika nafas terakhir tiba, sebatang jarumpun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benangpun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan??
Apalagi yang mau disombongkan???
=> Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
=> Jangan terlalu perhitungan
=> Jangan hanya mau menang sendiri
=> Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita
=> Belajarlah bahwa tiada hari tanpa kasih
=> Selalu berlapang dada dan mengalah
=> Tak ada yang tak bisa di ikhlaskan....
=> Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan....
=> Tak ada dendam yang tak bisa terhapus....

Friday, November 12, 2010

I Say , God Says

I say        : It's impossible
God says : All things are possible ( Luke 18:27 )

I say        : Nobody really loves me
God says : I love you ( John 3:16 & John 13:34 )

I say        : I can't go on
God says : My grace is sufficient ( II Corinthians 12:9 & Psalm 91:15 )

I say        : I can't figure things out
God says : I will direct your steps ( Proverb 3:5-6 )

I say        : I can't do it
God says : You can do all things ( Philippians 4:13 )

I say        : I'm not able
God says : I am able ( II Corinthians 9:8 )

I say        : It's not worth it
God says : It will be worth it ( Romans 8:28 )

I say        : I can't forgive myself
God says : I forgive you ( I John 1:9 & Romans 8:1 )

I say        : I can't manage
God says : I will supply all you needs ( Philippians 4:19 )

I say        : I'm afraid
God says : I have not given you a spirit of fear ( II Timothy 1:7 )

I say        : I'm always worried and frustated
God says : Cast all your cares on Me ( I Peter 5:7 )

I say        : I don't have enough faith
God says : I've given everyone a measure of faith ( Romans 12: 3 )

I say        : I'm not smart enough
God says : I give you wisdom ( I Corinthians 1:30 )

I say        : I feel all alone
God says : I will never leave or forsake you ( Hebrews 13:5 )

"For all the negative things we have to say to ourselves,
God has a positive answer for it!"

Visi dan Misi FORNIKA SMAN 47

Visi: Sebagai wadah pengembangan imtaq bagi siswa-siswi SMAN 47 Jakarta yang beragama Katolik dengan Motto ‘Soli Deo Gloria’ dan berlandaskan semangat Persamaan, Persaudaraan, Kekeluargaan dan Toleransi bagi pemeluk agama lain

Misi: Adapun misi kami yaitu:
1.Merayakan hari besar agama Katolik (Natal, Paskah) secara bersama-sama dengan seluruh anggota
2.Menjadikan FORNIKA sebagai wadah pengembangan imtaq dengan mengadakan kegiatan-kegiatan bernuansa Katolik
3.Melakukan kegiatan khusus di bulan-bulan tertentu untuk meningkatkan devosi anggota FORNIKA
4.Melatih jiwa kepemimpinan anggota FORNIKA dengan memimpin ibadat secara sederhana