Monday, October 3, 2011

Tentang Hidup


Hidup itu sederhana; ambil keputusan, lakukan dan jangan menyesalinya

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
”Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.”

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
”Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.”

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.” Ibu menjawab: “Mengapa?” Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.”
”Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.”

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.” Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”
”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.”

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?” Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.” Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”
”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.”

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.” Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.” Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
”Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.”

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?” Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.”

Tuesday, September 27, 2011

Saya selalu bingung terhadap orang-orang yang meneror orang lain atas nama Tuhan. apa yang membuat mereka berpikir bahwa Tuhan membutuhkan mereka untuk membela-Nya? Apakah itu karena mereka berpikir mereka lebih kuat dari Tuhan? Jika mereka pikir Tuhan lebih lemah dari mereka, mereka adalah orang kurang beriman.

Bukankah itu berarti orang-orang yang memerangi agama tertentu demi membela agama mereka sendiri adalah orang-orang kurang beriman?

Sunday, August 21, 2011

Hal Tentang Diri Kita


24 kebenaran tentang diri Anda yang harus Anda ketahui dan harus selalu Anda ingat...

Dan 1 hal yang tidak boleh Anda lupakan sepanjang hidup Anda di bumi ini...

Kehadiran Anda adalah sebuah hadiah bagi dunia.

Anda unik dan hanya Anda yang seperti Anda di dunia ini.

Hidup Anda dapat menjadi apa yang Anda inginkan.

Satu hari yang Anda lewati tidak akan pernah dapat diputar kembali

Hitunglah berkat Anda, bukan masalah Anda.

Anda dapat melalui segala rintangan apa pun yang datang dalam hidup Anda.

Dalam diri Anda terdapat begitu banyak jawaban.

Dalam hidup ini, Anda harus menjadi orang yang memahami orang lain, memiliki keberanian, dan kuat.

Jangan memberi batas pada diri sendiri.

Begitu banyak mimpi yang menunggu untuk diwujudkan.

Keputusan-keputusan yang Anda ambil hari ini akan mempengaruhi masa depan Anda.

Raihlah puncak Anda, tujuan Anda, dan hadiah Anda.

Tidak ada limbah yang lebih banyak mengeluarkan energi Anda, selain daripada kekhawatirkan.

Semakin lama Anda diam dalam masalah, semakin berat itu bagi diri Anda.

Janganlah mengambil hal-hal yang terlalu serius.

Hiduplah dalam ketenangan, bukan kehidupan dalam penyesalan.

Ingatlah bahwa sedikit cinta saja dapat mengubah hidup seseorang.

Banyak cinta dapat membuat dunia ini penuh dengan keajaiban.

Ingatlah bahwa persahabatan adalah investasi yang bijaksana.

Harta kehidupan adalah orang-orang yang ada dan berinteraksi di sekeliling Anda.

Sadarilah bahwa tidak pernah ada kata terlambat.

Lakukan hal-hal biasa dengan cara yang luar biasa.

Miliki kesehatan, harapan dan kebahagiaan.

Sediakan waktu untuk berdoa kepada Tuhan.

Dan jangan pernah lupa. . .

Bahkan barang sehari pun. . .

Bahwa Anda sangatlah istimewa.

Kisah Si Pensil Dan Si Penghapus


Pensil : "Maafkan aku Penghapus..."

Penghapus : "Maafkan aku??untuk apa Pensil?? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku..."
......
Pensil : "Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat..."

Penghapus : "Hal itu memang benar...Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih..."

Si Penghapus adalah Orang Tua kita...
Si Pensil adalah diri kita sendiri....

Orang tua akan selalu ada untuk anak-anaknya...
Untuk memperbaiki kesalahan anak-anaknya...
Namun, terkadang, seiring berjalannya waktu...
Orang tua akan terluka dan akan menjadi semakin kecil...
(Bertambah tua dan akhirnya meninggal).

Walaupun anak-anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri),

Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

"Hingga saat ini...

Kita masih menjadi Si Pensil...
Hal itu sangat menyakitkan...

Melihat si penghapus atau orang tua semakin bertambah "Kecil" dan "Kecil" seiring berjalannya waktu.

Kelak suatu hari...
Yang tertinggal hanyalah "Serutan" si penghapus
Segala kenangan yang pernah dilalui dan miliki bersama mereka..."

Isi Sebuah Pesan


Suatu hari seorang tukang kayu yang buta huruf menerima sepucuk surat. Karena ia buta huruf, maka ia tergesa-gesa menuju ke penjual daging kenalannya, yang punya watak keras untuk minta tolong membacakan surat...

"Ini surat dari putramu", seru si tukang daging. "Begini bunyinya, Ayah aku sakit dan tidak punya uang sesenpun, tolong kirimkan aku sejumlah uang sesegera mungkin... putramu..."

Dibacakan
...dengan keras dan kasar oleh si tukang daging. Tukang kayu menjadi marah, ia berkata, "Dasar anak tak tahu diri...!! Memangnya dia siapa memerintah aku, ayahnya...!? Jangan kira aku akan mengirimi dia sesenpun..."

Dalam kemarahannya ia kembali ke rumah, tapi di perjalanan ia bertemu sahabatnya, Seorang penjahit yang bersuara lembut.

Ia pun bercerita tentang surat yang tadi.

"Coba kau lihat sendiri surat putraku ini..."

Penjahit itu lalu membaca surat itu dengan suaranya yang lembut, tenang, dan jelas...

Tiba-tiba surat itu berbunyi sangat lain, si Tukang kayu itupun menjadi sedih "Oh anakku malang...!!", katanya dengan cemas...

"Ia pasti sangat menderita, lebih baik aku segera mengirimnya uang sekarang juga..."

Memang benar...! Pesan sangat tergantung pada cara penyampaiannya...

"Bila kita renungkan, konflik yang sering terjadi antara pasangan, sahabat, rekan kerja, sering bukan karena ada masalah besar dan rumit yang tidak bisa dipecahkan. Namun karena kita tidak dapat mengatur cara kita menyampaikannya..."

"Terutama saat kita tidak setuju, lalu menyampaikannya dengan sikap lebih sabar, ramah, lembut, maka yang mendengarnya akan mudah menerima dan tidak akan terjadi pertentangan..."

Baik dan Buruk


Baca smpe habis, very inspiring

Question 1:
Jika km mengetahui seorg wanita hamil, yg sdh memiliki 8 org anak, 3 diantaranya tuli, 2 diantaranya buta, 1 org keterbelakangan mental & wanita tsb terkena sipilis, apakah anda akan merekomendasikan ia untuk melakukan aborsi?
...Bacalah pertanyaan selanjutnya dahulu sblm melihat jwban utk pertanyaan ini

Question 2:
Skrg waktunya utk pemilihan pemimpin dunia baru & hanya suara anda yg akan dihitung. Berikut ini adlh fakta dari ke tiga kandidat terpilih

Candidate A -
Bekerja sm dgn politisi yg tidak jujur & konsultasi dgn astrologis. Ia memiliki 2 istri. Ia jg merokok dan minum 8 - 10 martini perhari.

Candidate B -
Ia dikeluarkan dr kantor 2x, tidur smp siang, pemakai opium waktu sekolah & minum seperempat whiskey tiap mlm.

Candidate C -
Ia adlh pahlawan perang, vegetarian, tdk merokok, minum bir kadang-kadang & tdk prnh selingkuh.

Kandidat mana yang akan kamu pilih?
Buat keputusan, jgn mengintip, then scroll down for the
answer.

Candidate A: is Franklin D. Roosevelt.
Candidate B: is Winston Churchill.
Candidate C: is Adolph Hitler.

And, by the way, jwaban utk pertanyaan aborsi:
Jika jawabanmu IYA, km baru sj membunuh Beethoven.

Cukup menarik bkn? Membuat org berpikir sebelum menilai seseorg

Jgn pernah takut mencoba sesuatu yg baru

Remember:
Amatir membuat bahtera nuh
Profesional membuat titanic
Tetapi manakah yg tengelam?

Itu kenapa sesuatu yg kelihatannya sempurna blum tentu sempurna,demikian pula sesuatu yg buruk menurut penilaian orang, bisa menjadi luar biasa

So...
Be WISE & Don't Judge Others by the Cover !!

Yg keliatan Baik blm tentu Baik..
Yg keliatan Buruk, blm tentu Buruk..

Katak Dalam Tempurung


Seekor katak lama terkurung dalam suatu tempurung kelapa.
Suatu hari ia berhasil keluar dari tempurung yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.....
Di perjalanan dia bertemu dengan katak lain, namun dia heran mengapa katak itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia bertanya, "Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?"
Katak itu menjawabnya dengan pertanyaan, "Dimanakah kau tinggal selama ini?
Semua katak yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan."

Saat itu si katak baru tersadar bahwa selama ini tempurung itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi katak lain yang hidup di alam bebas.

Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan katak tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.

Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tahukah Anda bahwa harimau "sang raja hutan" yang sangat kuat bisa diikat hanya dgn tali yang terikat pada pancang kecil? Harimau sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada "sesuatu" yang mengikat kaki nya, padahal "sesuatu" itu bisa jadi hanya seutas tali kecil.....

Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami.

Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai.
Sakit memang, lelah memang,tapi jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.

Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita.


(Artikel bagus yang sangat bermanfaat untuk kita semua. Untuk meraih sukses hidup dan impian kita, lingkungan tempat kita tinggal dan orang-orang disekeliling kita mempengaruhi keberhasilan kita. Pilih untuk tinggal, bergaul dan berkembang dengan orang-orang yang "Sehat" secara fisik dan mental juga lingkungan tempat tinggal dan hidup yang sehat dan baik. Tuhan ingin kita sukses dan diberkati, GBU all)

Tuesday, August 2, 2011

Bos dan Pemimpin, Yang Manakah Dirimu?

Berikut adalah perbedaan ciri-siri seseorang yang memiliki jiwa sebagai seorang Bos dan jiwa seorang pemimpin :


1.Seorang BOS menciptakan rasa takut dalam diri anak buahnya
Seorang PEMIMPIN membangun kepercayaan

2. Seorang BOS mengatakan "saya".
Seorang PEMIMPIN mengatakan "kita"


3. Seorang BOS tahu bagaimana pekerjaan harus dilakukan.
Seorang PEMIMPIN tahu bagaimana suatu karier harus ditempa


4. Seorang BOS mengandalkan kekuasaan.
Seorang PEMIMPIN mengandalkan kerjasama.


5. Seorang BOS menyetir
Seorang PEMIMPIN memimpin


6. Seorang BOS menyalahkan
Seorang PEMIMPIN menyelesaikan masalah dan memperbaiki kesalahan


7. Seorang BOS menguasai 10% tenaga kerja bermasalah.
Seorang PEMIMPIN menguasai 90% tenaga kerja yang kooperatif.


8. Seorang BOS menyebabkan dendam bertumbuh.
Seorang PEMIMPIN memupuk antusiasme yang bertumbuh


9. Seorang BOS menyebabkan pekerjaan menjemukan
Seorang PEMIMPIN menyebabkan pekerjaan menyenangkan/menarik


10. Seorang BOS melihat masalah sebagai musibah yang akan menghancurkan perusahaan
Seorang PEMIMPIN melihat masalah sebagai kesempatan yang dapat diatasi staff yang bersatu padu, dan berubah menjadi pertumbuhan.


11. INGAT. SEORANG BOS BERKATA, "PERGI!"
SEORANG PEMIMPIN BERKATA, "AYO PERGI"



12. Seorang BOS hanya mau dilayani 
Seorang PEMIMPIN mau melayani


Jadi yang manakah yang merupakan cerminan diri anda?
Seorang Bos atau Seorang Pemimpin?

Monday, July 25, 2011

Berkat Sebagai Anak Raja (Part 1)

1. Mengapa saya berkata "saya tidak bisa" jika Kitab Suci mengatakan bahwa saya bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada saya (Fil 4:13)?

2. Mengapa saya merasa kurang jika saya tahu bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan saya menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Fil 4:19)?

3. Mengapa saya harus merasa takut jika Kitab Suci berkata bahwa Tuhan tidak memberi saya roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban (2 Tim 1:7)?

4. Mengapa saya harus merasa kurang iman jika saya tahu bahwa Allah telah mengaruniakan kepada saya ukuran iman tertentu (Rom 12:3)?

5. Mengapa saya menjadi lemah jika Kitab Suci berkata bahwa Allah adalah terang dan keselamatan saya dan bahwa saya akan tetap kuat dan akan bertindak (MZM 27:1)?

6. Mengapa saya harus membiarkan iblis menang atas hidup saya jika Roh yang ada di dalam saya lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia (1 Yoh 4:4)?

7. Mengapa saya harus pasrah kalah jika Kitab Suci berkata bahwa Allah dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenangan-Nya (2 Kor 2:14)?

8. Mengapa saya harus kekurangan hikmat jika Kristus sendiri telah menjadi hikmat bagi saya dan Allah akan memberi hikmat jika saya minta pada-Nya (1 Kor 1:30 ; Yak 1:5)?

9. Mengapa saya harus depresi jika saya dapat mengingat bahwa saya dapat berharap pada Allah yang kasih setia-Nya tidak habis-habisnya (Rat 3:21-23)?

10. Mengapa saya harus kuatir, resah, dan rewel jika saya dapat menyerahkan segala kekuatiran saya pada Tuhan yang memelihara saya (1Ptr 5:7)?

Wednesday, July 20, 2011

Jangan Takut Untuk Memberi

Ada seorang paruh baya mempunyai sebuah toko makanan ternak yang tidak begitu laku. Makin hari, makin sedikit saja orang yang membeli pakan ternaknya. Suatu hari, pria itu mendapat ide dan membuat keputusan besar. Ia menginvestasikan uang yang cukup banyak untuk membeli 1000 ekor anak ayam. Wah, begitu para tetangganya tahu, mereka langsung mengejek dan menganggap pria ini tidak waras. Jual makanan ayam saja tidak laku, bagaimana mungkin bisa menjual anak ayam!

Mereka lebih heran lagi ketika tahu bahwa pria ini tidak menjual anak ayam tersebut. Sebaliknya, ia malah membagikan anak ayam tersebut secara GRATIS kepada para pembeli pakan ternaknya. "Benar-benar gila!"  seru para tetangga. "Tokonya mau bangkrut, dia malah beli anak ayam dan membagikannya secara cuma-cuma. Mana ada pengusaha waras yang melakukan hal seperti itu." Nyatanya, setelah ada program 'gratis anak ayam' itu, mulai banyak orang datang untuk membeli makanan ternak di tokonya. Dan semakin lama tokonya semakin laris saja.

Setelah diselidiki, ternyata pembeli yang menerima anak ayam gratis itu kembali lagi! Mengapa bisa demikian? Tentu saja, untuk membeli makanan bagi anak ayam gratisan itu!

Pesan Moral :

Jangan takut untuk "memberi", karena itu adalah langkah pertama bagi kita untuk "menerima". Sayangnya banyak orang yang berpikir sebaliknya. Mereka berpendapat : "menerima dulu, baru berpikir untuk memberi." Inilah yang bisa membuat hidup kita tidak mengalami terobosan apa-apa dalam hidup ini. Mana ada petani yang mengharapkan bisa menuai, padahal sebelumnya ia tidak menabur apa pun?

Mari teman, selagi masih ada "kesempatan", tetap jadi orang yang murah hati. Beri kebaikan, beri perhatian. Beri dan beri. Jangan hanya "beri" jika ada keuntungan bagi kita (alias tidak tulus). Ingat, hidup ini seperti "gema". Apa yang kita keluarkan, niscaya akan kembali kepada kita. Jika kita menabur hal yang baik, tentunya akan menuai kebaikan pula.
-Deo Gratias-

Sunday, July 17, 2011

Belajar Dari Pohon

Seorang bijak bercerita tentang filosofi pohon. Ada 3 hal yang bisa kita pelajari dari pohon:

1. Pohon tidak makan dari buahnya sendiri.
Buah adalah hasil dari pohon, dari mana pohon memperoleh makan?
Pohon memperoleh makan dari tanah, semakin dalam akarnya semakin dia bisa menyerap nutrisi lebih banyak.

Ini berbicara tentang kedekatan hubungan kita dengan Sang Pencipta sebagai Sumber Kehidupan Kita.

Ada cerita menarik, katanya buah kurma itu manis sekali. Kenapa bisa begitu?
Menurut cerita, pohon kurma ditanam di padang pasir. Bijinya ditaruh di kedalaman 2 meter kemudian ditutup dengan 4 lapisan. Sebelum pohon kurma itu tumbuh, maka dia berakar begitu dalam sampai kemudian menembus 4 lapisan tersebut dan menghasilkan buah yang manis di tengah padang pasir.

Ada proses tekanan begitu hebat ketika kita menginginkan hasil yang luar biasa. Seperti perumpamaan pegas yang memiliki daya dorong kuat ketika ditekan.

2. Pohon tidak tersinggung ketika buahnya dipetik orang.
Kadang kita protes kenapa kerja keras kita yang menikmati justru orang lain.

Ini bicara tentang prinsip memberi, dimana kita bukan bekerja untuk hidup, tetapi bekerja untuk memberi buah. Apa artinya?

Kita bekerja keras supaya kita dapat memberi lebih banyak kepada orang yang membutuhkan. Jadi bukan untuk kenikmatan sendiri.

Cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Tapi tidak pernah ada kata cukup untuk memberkati orang lain dengan pemberian kita.

3. Buah yang dihasilkan pohon itu menghasilkan biji dan biji itu menghasilkan multiplikasi.
Ini bicara tentang bagaimana hidup kita memberi dampak pada orang lain.

Katanya pemimpin itu bukan masalah posisi atau jabatan, tapi masalah pengaruh dan inspirasi yang diberikan pada orang lain.

Demikianlah yang diceritakan orang bijak itu tentang filosofi pohon, dengan harapan supaya kita bisa menghayatinya agar kita dapat menjadi cahaya bagi sesama.
-Tuhan Memberkati-

Friday, July 15, 2011

3 Hal Dalam Hidup

3 hal dalam hidup yang tidak pernah kembali :
   1. Waktu
   2. Perkataan
   3. Kesempatan

1. Kita tidak bisa kembali memutar waktu, Tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang masih ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti.

* Time is free, but it's priceless...
You can't own it, but you can use it...
You can't keep it, but you can spend it...

2. Kita tidak bisa menarik ucapan kasar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting daripada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.
Kita tidak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka, atau menangis.

* Tapi, kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih daripada komplain atau keluhan, dan lebih banyak nasihat positif daripada sulutan amarah...

3. Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.

* Tapi, kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya...

3 hal dalam hidup yang tak boleh hilang :
   1. Kehormatan
   2. Kejujuran
   3. Harapan

Jika kita tidak memiliki uang, dan masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah karena kehormatan merupakan salah satu kekayaan yang masih berharga di mata orang lain...

Jika kita telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraih kehormatan kita kembali, karena orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat...

Jika kita telah kehilangan kehormatan karena ketidakjujuran, milikilah harapan bahwa suatu saat mereka akan mengerti alasan dibalik semuanya. Milikilah harapan bahwa meski takkan banyak lagi orang percaya karena kita pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur, pada waktunya nanti, mereka akan melihat sendiri upaya kita... 

Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu...
Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu...
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu...
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu...

Karena dimana ada kemauan disitu ada jalan...

3 hal dalam hidup yang paling berharga :
   1. Keluarga
   2. Sahabat
   3. Cinta

Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang anda miliki...
Kekayaan adalah apa yang masih anda miliki saat anda kehilangan semua uang anda...

Jika anda kehilangan semua uang anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki keluarga...
Jika anda kehilangan semua keluarga anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki sahabat...

What is the difference between blood and friend?
>> Blood enters the hearts and flows out, But friend enters the heart and stay inside...

Jika anda kehilangan seluruh keluarga anda, dan tak ada satu pun sahabat, maka ingatlah bahwa anda masih memiliki cinta untuk mendapatkan mereka kembali, untuk mengenang masa-masa indah bersama mereka, dan untuk menciptakan persahabatan yang baru dengan kehangatan kasih yang mampu anda berikan...

If love hurts, then love some more...
If love hurts some more, then love even more...
If love hurts even more, then love until it's hurt no more...

Semoga hidup kita menjadi semakin bermakna dan kita tidak menyia-nyiakan berkat yang diberikan oleh Tuhan
-In Obsequio Jesu Christi- 

Tuesday, July 12, 2011

Rangkaian Kata-Kata Indah Pencerah Hati

1. Doa bukanlah "ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil?
Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku.
Hanya membutuhkan beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara. 
Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya.
Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan selamanya.

5. Teman lama adalah emas! Teman baru adalah berlian!
Jika kamu mendapatkan sebuah berlian, jangan lupakan emas! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Seringkali kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya. Tuhan tersenyum dari atas dan berkata : "Tenang sayang, itu hanyalah bengkokan, bukan akhir!"

7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan kepada kemampuan-Nya ; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu!

8. Seorang buta bertanya pada St.Anthony : "Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan pengelihatan mata?" Dia menjawab : "Ya ada, kehilangan visimu!"

9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan bahagia, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.

10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah esok, namun hanya menghilangkan kedamaian hari ini.

Semoga dengan menghayati makna rangkaian kata-kata indah yang mencerahkan hati ini, kita bisa menjadi Pembawa Damai, sehingga layak disebut sebagai Anak-Anak Allah!!! 
-Tuhan Memberkati-

Wednesday, February 2, 2011

Two Frogs

A group of frogs were traveling through the woods, and two of them
fell into a deep pit. When the other frogs saw how deep the pit
was, they told the two frogs that they were as good as dead. The
two frogs ignored the comments and tried to jump up out of the pit
with all their might. The other frogs kept telling them to stop,
that they were as good as dead. Finally, one of the frogs took
heed to what the other frogs were saying and gave up. He fell down
and died.

The other frog continued to jump as hard as he could. Once again,
the crowd of frogs yelled at him to stop the pain and just die. He
jumped even harder and finally made it out. When he got out, the
other frogs said, "Did you not hear us?" The frog explained to
them that he was deaf. He thought they were encouraging him the
entire time.
This story teaches two lessons:

1. There is power of life and death in the tongue. An encouraging
word to someone who is down can lift them up and help them make it
through the day.

2. A destructive word to someone who is down can be what it takes
to kill them.

Be careful of what you say. Speak life to those who cross your
path. The power of words... it is sometimes hard to understand
that an encouraging word can go such a long way. Anyone can speak
words that tend to rob another of the spirit to continue in
difficult times. Special is the individual who will take the time
to encourage another.

Trees That Wood


Once there were three trees on a hill in the woods. They were discussing their hopes and dreams when the first tree said, "Someday I hope to be a treasure chest. I could be filled with gold, silver and precious gems. I could be decorated with intricate carving and everyone would see the beauty."
Then the second tree said, "Someday I will be a mighty ship. I will take kings and queens across the waters and sail to the corners of the world. Everyone will feel safe in me because of the strength of my hull."
Finally the third tree said, "I want to grow to be the tallest and straightest tree in the forest. People will see me on top of the hill and look up to my branches, and think of the heavens and God and how close to them I am reaching. I will be the greatest tree of all time and people will always remember me."
After a few years of praying that their dreams would come true, a group of woodsmen came upon the trees. When one came to the first tree he said, "This looks like a strong tree, I think I should be able to sell the wood to a carpenter" ... and he began cutting it down. The tree was happy, because he knew that the carpenter would make him into a treasure chest.
At the second tree a woodsman said, "This looks like a strong tree, I should be able to sell it to the shipyard." The second tree was happy because he knew he was on his way to becoming a mighty ship.
When the woodsmen came upon the third tree, the tree was frightened because he knew that if they cut him down his dreams would not come true. One of the woodsmen said, "I don't need anything special from my tree so I'll take this one", and he cut it down.
When the first tree arrived at the carpenters, he was made into a feed box for animals. He was then placed in a barn and filled with hay. This was not at all what he had prayed for. The second tree was cut and made into a small fishing boat. His dreams of being a mighty ship and carrying kings had come to an end. The third tree was cut into large pieces and left alone in the dark. The years went by, and the trees forgot about their dreams.
Then one day, a man and woman came to the barn. She gave birth and they placed the baby in the hay in the feed box that was made from the first tree. The man wished that he could have made a crib for the baby, but this manger would have to do. The tree could feel the importance of this event and knew that it had held the greatest treasure of all time. Years later, a group of men got in the fishing boat made from the second tree. One of them was tired and went to sleep. While they were out on the water, a great storm arose and the tree didn't think it was strong enough to keep the men safe. The men woke the sleeping man, and he stood and said "Peace" and the storm stopped. At this time, the tree knew that it had carried the King of Kings in its boat.
Finally, someone came and got the third tree. It was carried through the streets as the people mocked the man who was carrying it. When they came to a stop, the man was nailed to the tree and raised in the air to die at the top of a hill. When Sunday came, the tree came to realize that it was strong enough to stand at the top of the hill and be as close to God as was possible, because Jesus had been crucified on it.
When things don't seem to be going your way, always know that God has a plan for you. If you place your trust in Him, He will give you great gifts. Each of the trees got what they wanted, just not in the way they had imagined. We don't always know what God's plans are for us. We just know that His ways are not our ways, but His ways are always best.