Monday, July 25, 2011

Berkat Sebagai Anak Raja (Part 1)

1. Mengapa saya berkata "saya tidak bisa" jika Kitab Suci mengatakan bahwa saya bisa melakukan segala sesuatu di dalam Dia yang memberi kekuatan kepada saya (Fil 4:13)?

2. Mengapa saya merasa kurang jika saya tahu bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan saya menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Fil 4:19)?

3. Mengapa saya harus merasa takut jika Kitab Suci berkata bahwa Tuhan tidak memberi saya roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih, dan ketertiban (2 Tim 1:7)?

4. Mengapa saya harus merasa kurang iman jika saya tahu bahwa Allah telah mengaruniakan kepada saya ukuran iman tertentu (Rom 12:3)?

5. Mengapa saya menjadi lemah jika Kitab Suci berkata bahwa Allah adalah terang dan keselamatan saya dan bahwa saya akan tetap kuat dan akan bertindak (MZM 27:1)?

6. Mengapa saya harus membiarkan iblis menang atas hidup saya jika Roh yang ada di dalam saya lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia (1 Yoh 4:4)?

7. Mengapa saya harus pasrah kalah jika Kitab Suci berkata bahwa Allah dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenangan-Nya (2 Kor 2:14)?

8. Mengapa saya harus kekurangan hikmat jika Kristus sendiri telah menjadi hikmat bagi saya dan Allah akan memberi hikmat jika saya minta pada-Nya (1 Kor 1:30 ; Yak 1:5)?

9. Mengapa saya harus depresi jika saya dapat mengingat bahwa saya dapat berharap pada Allah yang kasih setia-Nya tidak habis-habisnya (Rat 3:21-23)?

10. Mengapa saya harus kuatir, resah, dan rewel jika saya dapat menyerahkan segala kekuatiran saya pada Tuhan yang memelihara saya (1Ptr 5:7)?

Wednesday, July 20, 2011

Jangan Takut Untuk Memberi

Ada seorang paruh baya mempunyai sebuah toko makanan ternak yang tidak begitu laku. Makin hari, makin sedikit saja orang yang membeli pakan ternaknya. Suatu hari, pria itu mendapat ide dan membuat keputusan besar. Ia menginvestasikan uang yang cukup banyak untuk membeli 1000 ekor anak ayam. Wah, begitu para tetangganya tahu, mereka langsung mengejek dan menganggap pria ini tidak waras. Jual makanan ayam saja tidak laku, bagaimana mungkin bisa menjual anak ayam!

Mereka lebih heran lagi ketika tahu bahwa pria ini tidak menjual anak ayam tersebut. Sebaliknya, ia malah membagikan anak ayam tersebut secara GRATIS kepada para pembeli pakan ternaknya. "Benar-benar gila!"  seru para tetangga. "Tokonya mau bangkrut, dia malah beli anak ayam dan membagikannya secara cuma-cuma. Mana ada pengusaha waras yang melakukan hal seperti itu." Nyatanya, setelah ada program 'gratis anak ayam' itu, mulai banyak orang datang untuk membeli makanan ternak di tokonya. Dan semakin lama tokonya semakin laris saja.

Setelah diselidiki, ternyata pembeli yang menerima anak ayam gratis itu kembali lagi! Mengapa bisa demikian? Tentu saja, untuk membeli makanan bagi anak ayam gratisan itu!

Pesan Moral :

Jangan takut untuk "memberi", karena itu adalah langkah pertama bagi kita untuk "menerima". Sayangnya banyak orang yang berpikir sebaliknya. Mereka berpendapat : "menerima dulu, baru berpikir untuk memberi." Inilah yang bisa membuat hidup kita tidak mengalami terobosan apa-apa dalam hidup ini. Mana ada petani yang mengharapkan bisa menuai, padahal sebelumnya ia tidak menabur apa pun?

Mari teman, selagi masih ada "kesempatan", tetap jadi orang yang murah hati. Beri kebaikan, beri perhatian. Beri dan beri. Jangan hanya "beri" jika ada keuntungan bagi kita (alias tidak tulus). Ingat, hidup ini seperti "gema". Apa yang kita keluarkan, niscaya akan kembali kepada kita. Jika kita menabur hal yang baik, tentunya akan menuai kebaikan pula.
-Deo Gratias-

Sunday, July 17, 2011

Belajar Dari Pohon

Seorang bijak bercerita tentang filosofi pohon. Ada 3 hal yang bisa kita pelajari dari pohon:

1. Pohon tidak makan dari buahnya sendiri.
Buah adalah hasil dari pohon, dari mana pohon memperoleh makan?
Pohon memperoleh makan dari tanah, semakin dalam akarnya semakin dia bisa menyerap nutrisi lebih banyak.

Ini berbicara tentang kedekatan hubungan kita dengan Sang Pencipta sebagai Sumber Kehidupan Kita.

Ada cerita menarik, katanya buah kurma itu manis sekali. Kenapa bisa begitu?
Menurut cerita, pohon kurma ditanam di padang pasir. Bijinya ditaruh di kedalaman 2 meter kemudian ditutup dengan 4 lapisan. Sebelum pohon kurma itu tumbuh, maka dia berakar begitu dalam sampai kemudian menembus 4 lapisan tersebut dan menghasilkan buah yang manis di tengah padang pasir.

Ada proses tekanan begitu hebat ketika kita menginginkan hasil yang luar biasa. Seperti perumpamaan pegas yang memiliki daya dorong kuat ketika ditekan.

2. Pohon tidak tersinggung ketika buahnya dipetik orang.
Kadang kita protes kenapa kerja keras kita yang menikmati justru orang lain.

Ini bicara tentang prinsip memberi, dimana kita bukan bekerja untuk hidup, tetapi bekerja untuk memberi buah. Apa artinya?

Kita bekerja keras supaya kita dapat memberi lebih banyak kepada orang yang membutuhkan. Jadi bukan untuk kenikmatan sendiri.

Cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Tapi tidak pernah ada kata cukup untuk memberkati orang lain dengan pemberian kita.

3. Buah yang dihasilkan pohon itu menghasilkan biji dan biji itu menghasilkan multiplikasi.
Ini bicara tentang bagaimana hidup kita memberi dampak pada orang lain.

Katanya pemimpin itu bukan masalah posisi atau jabatan, tapi masalah pengaruh dan inspirasi yang diberikan pada orang lain.

Demikianlah yang diceritakan orang bijak itu tentang filosofi pohon, dengan harapan supaya kita bisa menghayatinya agar kita dapat menjadi cahaya bagi sesama.
-Tuhan Memberkati-

Friday, July 15, 2011

3 Hal Dalam Hidup

3 hal dalam hidup yang tidak pernah kembali :
   1. Waktu
   2. Perkataan
   3. Kesempatan

1. Kita tidak bisa kembali memutar waktu, Tapi kita bisa menciptakan kenangan dengan waktu yang masih kita punya dan memanfaatkan waktu yang masih ada, walau sebentar, untuk menciptakan kenangan yang berarti.

* Time is free, but it's priceless...
You can't own it, but you can use it...
You can't keep it, but you can spend it...

2. Kita tidak bisa menarik ucapan kasar dari mulut kita atau statement yang telah membuat harga diri kita lebih penting daripada menariknya kembali dan mengucapkan maaf.
Kita tidak bisa menghapus caci maki yang telah kita katakan hingga membuat orang lain marah, terluka, atau menangis.

* Tapi, kita bisa membuat apa yang selanjutnya keluar dari mulut kita menjadi lebih banyak pujian dibanding caci maki, lebih banyak syukur dan terima kasih daripada komplain atau keluhan, dan lebih banyak nasihat positif daripada sulutan amarah...

3. Kita tak bisa mendapatkan kembali kesempatan yang sudah kita lewatkan.

* Tapi, kita bisa menciptakan peluang untuk membuat kesempatan-kesempatan lain datang dalam hidup kita dengan lebih memperhatikannya...

3 hal dalam hidup yang tak boleh hilang :
   1. Kehormatan
   2. Kejujuran
   3. Harapan

Jika kita tidak memiliki uang, dan masih memiliki kehormatan, maka bersyukurlah karena kehormatan merupakan salah satu kekayaan yang masih berharga di mata orang lain...

Jika kita telah kehilangan kehormatan dan ingin memulihkannya, maka pergunakanlah kejujuran untuk meraih kehormatan kita kembali, karena orang-orang yang jujur adalah orang-orang yang terhormat...

Jika kita telah kehilangan kehormatan karena ketidakjujuran, milikilah harapan bahwa suatu saat mereka akan mengerti alasan dibalik semuanya. Milikilah harapan bahwa meski takkan banyak lagi orang percaya karena kita pernah melakukan hal-hal yang tidak jujur, pada waktunya nanti, mereka akan melihat sendiri upaya kita... 

Teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengikutimu...
Teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengejarmu...
Teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu...
Teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menemanimu...

Karena dimana ada kemauan disitu ada jalan...

3 hal dalam hidup yang paling berharga :
   1. Keluarga
   2. Sahabat
   3. Cinta

Kekayaan bukan soal berapa banyak uang yang anda miliki...
Kekayaan adalah apa yang masih anda miliki saat anda kehilangan semua uang anda...

Jika anda kehilangan semua uang anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki keluarga...
Jika anda kehilangan semua keluarga anda, ingatlah bahwa anda masih memiliki sahabat...

What is the difference between blood and friend?
>> Blood enters the hearts and flows out, But friend enters the heart and stay inside...

Jika anda kehilangan seluruh keluarga anda, dan tak ada satu pun sahabat, maka ingatlah bahwa anda masih memiliki cinta untuk mendapatkan mereka kembali, untuk mengenang masa-masa indah bersama mereka, dan untuk menciptakan persahabatan yang baru dengan kehangatan kasih yang mampu anda berikan...

If love hurts, then love some more...
If love hurts some more, then love even more...
If love hurts even more, then love until it's hurt no more...

Semoga hidup kita menjadi semakin bermakna dan kita tidak menyia-nyiakan berkat yang diberikan oleh Tuhan
-In Obsequio Jesu Christi- 

Tuesday, July 12, 2011

Rangkaian Kata-Kata Indah Pencerah Hati

1. Doa bukanlah "ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil?
Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku.
Hanya membutuhkan beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara. 
Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya.
Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan selamanya.

5. Teman lama adalah emas! Teman baru adalah berlian!
Jika kamu mendapatkan sebuah berlian, jangan lupakan emas! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Seringkali kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya. Tuhan tersenyum dari atas dan berkata : "Tenang sayang, itu hanyalah bengkokan, bukan akhir!"

7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan kepada kemampuan-Nya ; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu!

8. Seorang buta bertanya pada St.Anthony : "Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan pengelihatan mata?" Dia menjawab : "Ya ada, kehilangan visimu!"

9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan bahagia, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.

10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah esok, namun hanya menghilangkan kedamaian hari ini.

Semoga dengan menghayati makna rangkaian kata-kata indah yang mencerahkan hati ini, kita bisa menjadi Pembawa Damai, sehingga layak disebut sebagai Anak-Anak Allah!!! 
-Tuhan Memberkati-